. . .

Kamis, 02 Maret 2017

AMR | Tak Lengkap Arti KKN Kebangsaan 2017 Tanpa Kecamatan Pinogu


BONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menyambut baik atas ditunjuknya Kabupaten Bone Bolango menjadi tuan rumah dan lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan tahun 2017.
Ada sekitar 300 orang mahasiswa-mahasiswa pilihan dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang akan mengabdikan dirinya dan membagi bidang ilmunya kepada masyarakat di Kabupaten Bone Bolango.
”Kami pemerintah daerah, tentu sangat bahagia dan merasa bangga dengan penuh syukur untuk menyambut para mahasiswa ini melaksanakan KKN Kebangsaan di Kabupaten Bone Bolango,”ujar Sekda Bone Bolango Ishak Ntoma saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (12/1) pekan kemarin.
Hanya saja, kata Sekda Ishak Ntoma, ada catatan yang perlu dicermati oleh panitia pelaksanaan KKN Kebangsaan tahun 2017, baik panitia pusat dari Kementerian Dikti maupun dari panitia pihak Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Dimana panitia telah memilih beberapa kecamatan yang akan menjadi lokus tempat lokasi KKN Kebangsaan, yakni Bulango Ulu, Suwawa Selatan, Suwawa Timur, Botupingge, Tilongkabila, Kabila Bone dan Bone Pantai.
“Kita mengharapkan dengan Kecamatan Pinogu, dan Alhamdulillah mereka setujui termasuk Pinogu,”ujar Sekda dan menggaris bawahi bahwa Pinogu itu adalah daerah yang sangat terisolir yang belum merasakan arti sebuah kemerdekaan, sedangkan ini KKN Kebangsaan.
Menurut Sekda, tidak lengkap arti sebuah KKN kebangsaan kalau Pinogu tidak masuk dalam kegiatan KKN Kebangsaan ini. Karena kenapa ada KKN Kebangsaan? Karena mereka para mahasiswa ini adalah dalam rangka merajut bersama tali kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui program kedaulatan pangan dan konservasi.
Nah baru tema yang mereka pilih itu sudah sangat kuat nuansa kebangsaannya, nuansa kedaulatan pangannya, dan nuansa konservasinya. Dan kesemuannya itu ada di Kecamatan Pinogu.”Semua ada disana, baik dari sisi nuansa kebangsaan, kedaulatan pangannya dan nuasanya konservasinya,”jelas Sekda.
Selain itu, jika kita ingin mempererat NKRI dan mencegah kegiatan-kegiatan yang radikalisme, kegiatan-kegiatan yang disebut terorisme, itu di Pinogu adalah sesuatu yang di sukai oleh ekstrimis-ekstrimis itu. Karena itu harus sejak dini kita cegah, tangkal, jangan sampai masyarakat disana terintriprasi, terkulturasi, terprovokasi dengan orang-orang yang anti NKRI, paham radikalisme atau terorisme. 
“Siapa yang tahu, kalau mereka orang-orang yang anti NKRI, paham radikalisme atau terorisme ada di dalam hutan di wilayah Pinogu dan melakukan provokasi terutama masyarakat Pinogu. Ini yang harus menjadi perhatian dan pertimbangan utama oleh tim survey atau tim penentu KKN Kebangsaan yang berlokasi di Bone Bolango,”tandasnya.
Kemudian dari sisi konservasi, Pinogu itu adalah catchment area atau daerah tangkapan air yang perlu kita jaga, lindungi dan pertahankan karena sebagai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).“Pinogu ini adalah sesuatu yang aneh, karena sebuah kecamatan yang berada di tengah-tengah TNBNW,”urainya.
Nah, tambah Sekda sesuai dengan tema konservasi ini, melalui pelaksaan KKN Kebangsaan tersebut kita harus bagaimana mempertahankan keunikan hutannya, mempertahankan keperawanan hutan yang ada disana jangan sampai rusak.
”Itulah menjadi spirit kami pemerintah daerah untuk mendorong panitia nasional KKN Kebangsaan untuk tetap mempertimbangkan Pinogu masuk dalam lokasi sasaran KKN Kebangsaan, selain Kecamatan Bulango Ulu, Tilongkabila, Suwawa Selatan, Suwawa Timur, Botupingge, Kabila Bone, dan Bone Pantai,”tandasnya.
Sekda menuturkan, para mahasiswa KKN Kebangsaan ini rencananya akan datang ke Gorontalo pada tanggal 24 Juli 2017 mendatang dan nantinya akan diterima di Kompi Markas Batalyon 713/ST Gorontalo. Kurang lebih 3 hari mereka diberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan pengetahuan kewiraan dan nanti pada tanggal 27 Juli 2017 mendatang baru itu akan diserahkan ke Pemda Kabupaten Bone Bolango.
“Mereka akan melaksanakan KKN Kebangsaan di Kabupaten Bone Bolango selama 1 bulan, dari tanggal 27 Juli 2017 sampai dengan 28 Agustus 2017. Pada tanggal 28 Agustus 2017 mereka para mahasiswa KKN Kebangsaan ini akan kembali ke daerah dan kampus asal mereka masing-masing,”pungkas Sekda Ishak Ntoma. (Hms/Kadir)

Sumber: Humas Kabupaten Bone Bolang

0 komentar:

Posting Komentar